15 Tanaman Hias yang Bisa Memicu Alergi, Harus Hati-Hati!

Tanaman hias merupakan elemen penting untuk membuat teras atau halaman belakang rumah menjadi terlihat menarik dan berwarna. Kamu mungkin memiliki banyak tanaman hias di rumah, bukan?

Selain menambah warna eksterior rumah, melihat tanaman berwarna-warni juga dapat membantumu meningkatkan suasana hati. Terlebih lagi beberapa tanaman yang memiliki aroma harum, juga bisa menurunkan tingkat stresmu.

Meski memiliki beragam manfaat, tahukah kamu bahwa ada beberapa tanaman hias yang dapat menyebabkan alergi? Karena itulah kamu harus selalu berhati-hati saat memilih tanaman untuk dijadikan dekorasi rumah.

Beberapa diantaranya bisa menyebabkan sesak napas, bersin, hidung gatal, bahkan gejala lainnya. Lantas apa tanaman hias yang bisa memicu alergi? DirumahKita.com telah menyiapkan daftarnya di bawah ini!

1. Adas Sowa

tanaman hias memicu alergi

Tanaman hias pertama yang dikenal bisa memicu alergi adalah adas sowa, atau yang lebih dikenal dengan nama daun dill.

Tanaman yang satu ini mudah ditemukan dari Pulau Jawa, dengan ciri khas bunga berwarna kuning dan mengeluarkan aroma menyengat.

Perlu diketahui, bahwa tanaman yang berasal dari keluarga apiaciae ini bisa memicu reaksi alergi. Cairan yang ada di dalamnya, bisa membuat kamu merasa gatal hingga menimbulkan kemerahan pada kulit.

Menariknya, bunga adas sowa ini ternyata dijadikan sebagai bumbu dapur dan pelengkap masakan. Bahkan di negara Rusia dan Skandinavia, bunga ini ditambahkan ketika memasak ikan, sup, kue, pilaf, hingga kaserol.

2. Bunga anggrek

tanaman hias memicu alergi

Anggrek juga menjadi salah satu bunga yang populer dikalangan masyarakat. Namun jika kamu memiliki alergi atau riwayat alergi, pastikan untuk lebih berhati-hati.

Serbuk sari bunga anggrek dapat menyebabkan reaksi alergi, terutama ketika bersentuhan langsung dengan kulit. Memang, serbuk sari yang dihasilkan sebenarnya lengket sehingga tidak mudah dibawa angin. Hanya saja, kamu tetap perlu waspada.

Dalam buku Orchids as Aphrodisiac, Medicine or Food, seseorang bisa mengalami gejala parah akibat bunga anggrek, yaitu wajah yang membengkak hingga mengalami syok anafilaksis atau reaksi syok akibat alergi.

3. Bunga aster

tanaman hias memicu alergi

Kamu mungkin sudah tak asing dengan bunga yang satu ini. Bunga aster memang populer karena memiliki beragam warna yang indah. Tak hanya itu, bunga yang berasal dari Tiongkok ini juga dapat tumbuh dan mekar di musim apa pun.

Walaupun indah, sayangnya bunga ini termasuk ke dalam tanaman hias yang bisa memicu alergi. Tetapi tentu saja, tidak semua orang sensitif dengan bunga aster. Alergi ini terutama menyerang orang-orang yang cenderung memiliki kulit sensitif.

Jika kamu salah satunya, pastikan untuk menghindari getah bunga aster yang bisa menyebabkan dermatitis atau ruam pada kulit. Karena terdapatnya senyawa penyebab iritasi di dalam getah bunga aster.

4. Bunga baby breath

tanaman hias memicu alergi

Bunga yang satu ini cukup populer dikalangan milenial, karena tanamannya yang terlihat simpel namun mewah. Maka bukan hal yang mengherankan apabila baby breath seringkali dijadikan salah satu bunga untuk bouquet.

Tetapi jika kamu memiliki alergi, pastikan untuk menghindari bunga kecil yang satu ini. Karena faktanya baby breath bisa memicu iritasi kulit. Bunga ini mengandung saponin yang jika tertelan oleh hewan dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan.

Dalam kasus manusia, getah dari baby breath juga dapat mengiritasi kulit dan mengakibatkan gatal dan/atau ruam, atau dermatitis kontak.

Tak hanya mengiritasi kulit tetapi, dalam beberapa kasus, baby breath yang kering juga bisa mengiritasi mata, hidung, dan sinus. Ini kemungkinan besar terjadi pada individu yang sudah memiliki riwayat penyakit, seperti asma yang sudah ada sebelumnya.

5. Bunga chamomile

tanaman hias memicu alergi

Jika kamu tidak memiliki alergi bunga chamomile, tentu akan sangat menyenangkan untuk duduk bersantai dengan secangkir teh chamomile hangat.

Dilansir dari lawnlove.com, kebanyakan tanaman chamomile adalah varietas Jerman atau Romawi. Chamomile Jerman terutama digunakan untuk pembuatan teh, sedangkan chamomile Romawi digunakan sebagai hiasan atau sebagai penutup tanah.

Namun, jika kamu alergi terhadap bunga dalam keluarga daisy (atau serbuk sari yang dihasilkan), chamomile bisa memicu reaksi alergi yang bisa mengkhawatirkan.

Yaitu mulut, tenggorokan, dan bibir mungkin terbakar atau terasa gatal. Tak hanya itu, serbuk sari chamomile juga menyebabkan ruam merah dan gatal yang dikenal sebagai dermatitis kontak.

6. Bunga dahlia

tanaman hias memicu alergi

Warnanya yang indah membuat bunga dahlia dapat memberikan percikan warna cerah di teras rumahmu. Menariknya, setiap bunga dapat memiliki kelopak dengan warna yang bervariasi, seperti kuning, jingga, peach, merah muda, lavender, merah, dan putih.

Namun sayangnya, bunga penghasil serbuk sari ini termasuk dalam daftar bunga hias yang memicu alergi. Meski serbuk sari ini berguna untuk memanggil banyak lebah dan kupu-kupu, mereka juga akan bisa membuatmu sesak hingga bersin.

Jadi tetap berhati-hati ya!

7. Bunga iris

tanaman hias memicu alergi

Tahukah kamu bahwa nama bunga iris diambil dari bahasa Yunani yang berarti pelangi. Tak hanya warnanya yang indah, bunga iris ternyata dikenal bisa menjernihkan air. Hal ini karena akar tanaman bunga iris yang mampu menyerap zat polutan, misalnya limpasan pertanian, dalam air.

Kendati demikian, bunga indah berwarna biru ini juga bisa menyebabkan alergi. Tanaman hias ini mengandung senyawa irisin, yang dapat memicu gatal, kemerahan, dan bahkan menyebabkan sensasi panas menyengat pada kulit.

Sehingga kamu harus berhati-hati jika berada di dekat tanaman yang satu ini.

8. Bunga hyacinthus

tanaman hias memicu alergi

Hyacinthus sangat populer karena bentuk bunganya yang mirip lonceng. Karena bentuknya yang unik dan indah, tanaman ini seringkali dijadikan sebagai hiasan di taman, teras rumah, balkon, dan tempat lainnya.

Selain keindahannya, bunga hyancinthus juga mengeluarkan aroma yang harum.

Meski begitu, tanaman berwarna biru keunguan ini juga bisa menimbulkan alergi pada kulit. Karena adanya kandungan kristal oksalat yang dapat melukai permukaan kulit. Kristal tersebut juga bisa diterbangkan oleh angin.

Sehingga jika kamu yang memiliki kulit sensitif berada di sekitar bunga hyacinthus, kamu berisiko terkena ruam yang muncul tiba-tiba.

9. Bunga krisan

tanaman hias memicu alergi

Siapa yang bisa menolak bunga hias dengan warna yang cantik ini? Bunga krisan dikenal akan keindahannya yang membuat teras menjadi lebih cantik dan berwarna. Namun bila kamu memiliki alergi, sebaiknya harus menghindari bunga yang satu ini ya!

Hal ini karena krisan mudah berdebu dan menghasilkan banyak serbuk sari yang mudah terbawa angin. Sebuah penelitian yang ditulis dalam jurnal Allergy mengatakan bahwa bunga krisan menjadi penyebab utama pada karyawan yang bekerja di rumah kaca.

Jika kamu memiliki alergi, pastikan untuk tidak mendekatinya.

10. Bunga ranunculus

tanaman hias memicu alergi

Dari bentuknya, kamu pasti tertarik untuk memiliki bunga yang satu ini. Ranunculus atau yang juga dikenal dengan nama Buttercup Persia, merupakan salah satu tanaman hias yang dapat memicu alergi. Kamu yang memiliki kulit sensitif, pastikan tidak memilih bunga ini sebagai dekorasi outdoor.

Hal ini karena, ranunculus mengandung senyawa protoanemonin dalam getahnya. Jika terkena kulit, getah tersebut bisa memicu timbulnya ruam. Tak hanya itu saja, semua jenis bunga ini umumnya beracun.

Apabila tidak sengaja termakan, kamu bisa mengalami gejala keracunan, seperti diare berdarah, dihasilkannya air liur secara berlebihan, nyeri perut, hingga lepuh pada mulut, selaput lendir, dan saluran pencernaan. Menyeramkan sekali ya!

11. Bunga tulip

tanaman hias memicu alergi

Kamu mungkin tak mengira bahwa bunga yang identik dengan negara Belanda ini ternyata harus dihindari, terutama jika kamu memiliki kulit yang sensitif.

Bagian umbi bunga tulip dapat menghasilkan getah yang merupakan sebuah alergen. Jika terkena kulit, kamu dapat mengalami kemerahan dan gatal-gatal di bagian kulit.

Ternyata reaksi alergi yang disebabkan tulip ini sudah cukup populer, hingga memiliki sebutan tersendiri, yaitu Tulip Itch alias gatal akibat tulip.

12. Kuping Gajah

tanaman hias memicu alergi

Anthurium atau yang juga dikenal dengan sebutan kuping gajah juga termasuk sebagai tanaman hias yang bisa memicu alergi. Hal ini karena, daun dan batang dari kuping gajah mengandung kalsium oksalat.

Apabila terkena kulit dan mulut, kandungan tersebut dapat menyebabkan gatal-gatal hingga pembengkakan. Jadi pastikan agar kamu selalu berhati-hati saat berada di sekitar tanaman kuping gajah ya!

13. Pohon bonsai

tanaman hias memicu alergi

Siapa yang tak mengenal pohon yang satu ini? Pohon bonsai terbilang cukup unik, karena penampilannya bak seperti miniatur atau pajangan.

Jika kamu pecinta bonsai atau ingin menanam bonsai di rumah, perlu diketahui bahwa ada jenis bonsai yang harus kamu jauhi. Yaitu jenis bonsai Juniper.

Dilansir dari blazeair.com, pohon bonsai juniper cenderung mengiritasi orang yang memiliki alergi pada pohon.

Ketika seseorang yang alergi pohon menyiram atau memangkas bonsai juniper, ini dapat menyebabkan ruam. Sehingga harus mengenakan sarung tangan saat merawatnya.

Setelah itu, jauhkan tanaman dari jangkauan anak-anak untuk mengurangi risiko reaksi alergi.

14. Pohon ficus

tanaman hias memicu alergi

Sebagai tambahan informasi, ficus sendiri sebenarnya bukan spesies atau jenis tanaman, namun ficus adalah genus dari semua pepohonan Ara. Tak hanya sering dijadikan hiasan untuk teras rumah, pohon ficus ini umum diletakkan di dalam rumah sebagai hiasan.

Jika kamu tertarik untuk memilikinya, atau sudah memilikinya di rumah, pastikan untuk selalu berhati-hati. Karena getah pada daunnya akan menciptakan alergen kuat, terlebih lagi jika bereaksi dengan debu.

Di samping itu, pohon ficus juga perlu dihindari apabila kamu memiliki alergi terhadap lateks. Hal ini karena pohon ficus yang memiliki kemiripan struktur dengan protein lateks.

15. Pohon palem

tanaman hias memicu alergi

Tak sedikit rumah yang menanam palem, apakah kamu salah satunya?

Jika iya, maka kamu harus lebih berhati-hati dalam merawatnya. Sebab tanaman palem atau arecaceae termasuk dalam tanaman hias yang bisa memicu alergi.

Kamu mungkin berpikir bahwa tanaman ini tidak membuat alergi. Yup memang, tidak semua palem menimbulkan reaksi alergi. Hanya tanaman jantan sajalah yang perlu dihindari, sebab mereka mengeluarkan serbuk sari.

Sehingga jika kamu ingin punya palem di rumah, pastikan untuk memilih palem yang betina. Selain tidak menimbulkan alergi, palem betina juga memiliki daun yang lebih halus dan ramping, sehingga bebas jamur dan tidak menarik debu.

Nah itulah 15 tanaman hias yang bisa memicu alergi. Dengan mengetahui informasi di atas, diharapkan kamu dapat lebih berhati-hati dalam memilih tanaman di rumah. Jangan sampai niat untuk membuat rumah menjadi lebih indah, berujung pada penyakit yang mengganggu aktivitas.

Leave a Reply

%d bloggers like this: