11 Cara Merawat Aquarium bagi Pemula, Jangan Sampai Salah

Membangun ekosistem kecil hewan dan tumbuhan di rumah adalah perasaan yang luar biasa bagi beberapa orang.

Banyak orang terpikat seumur hidup setelah mereka membeli aquarium ikan pertama mereka. Menarinya, hobi ini bisa dengan cepat berkembang ke yang lebih besar, lebih banyak aquarium, dan seterusnya.

Merawat aquarium bagi pemula, bisa menjadi tugas yang menantang. Aquarium, baik air asin atau air tawar, membutuhkan perhatian dan upaya penuh setiap pemilik untuk menjadi sehat.

Mulai dari memahami ikan mana yang harus dibeli, pemeliharaan dasar apa yang harus dilakukan, dan kapan, berapa banyak, dan seberapa sering memberi makan, merupakan detail penting untuk menjaga ikan tetap hidup dan sehat.

Agar tidak salah dalam merawat aquarium, berikut Dirumahkita.com telah menyiapkan 11 cara merawat aquarium bagi pemula. Yuk simak!

11 Cara Merawat Aquarium Bagi Pemula:

1. Kondisikan air aquarium dengan benar

merawat aquarium bagi pemula

Sifat-sifat air aquarium sangat penting untuk kesejahteraan ikan dalam jangka panjang. Ingatlah bahwa air keran mengandung banyak sifat, seperti mineral yang perlu diseimbangkan.

Jika tidak, itu tidak akan dapat mendukung ikan peliharaan dan tanaman air yang berada di dalamnya. Kamu harus mengkondisikan air dengan menggunakan agen biologis atau suplemen yang menghilangkan sifat-sifat ini.

2. Biasakan ikan dengan air di habitat barunya

merawat aquarium bagi pemula

Meski ikan hidup di air, mereka tetap perlu dibiasakan dengan habitat air yang baru. Proses ini dinamakan dengan aklimatisasi, yang merupakan bagian penting dari memperkenalkan ikan ke rumah baru mereka.

Dilansir dari petlandtexas.com, banyak spesies ikan yang rapuh dan dengan demikian, tanpa aklimatisasi yang tepat, mereka dapat mengalami shock. Kamu dapat bertanya kepada ahli hewan peliharaan atau dengan penjual tentang metode aklimatisasi terbaik untuk ikan peliharaan.

Mereka mungkin menyarankanmu untuk menguji kimia air sebelum memulai prosesnya. Setelah kamu tiba di rumah, pastikan untuk menguji air berdasarkan kadar kimia yang sesuai. Jika level aquarium berbeda, kamu perlu menyesuaikan ikan sedikit lebih lama.

3. Menyesuaikan ikan dengan suhu di aquarium

merawat aquarium bagi pemula

Kamu juga perlu menyesuaikan ikan dengan suhu air di aquarium. Untuk proses ini, kamu perlu mendiamkan ikan di dalam kantong tertutupnya setidaknya selama 15-20 menit.

Setiap lima menit, kamu perlu menambahkan setidaknya seperempat cangkir air aquarium ke dalam kantong tertutup sampai penuh. Setelah kamu menyelesaikan proses ini, keluarkan sebagian air dari kantong dan turunkan ke dalam air agar ikan dapat berenang dengan bebas.

Proses ini menggabungkan kimia dan suhu aquarium bersama-sama, membuat proses aklimatisasi menjadi lebih mudah

4. Menjaga keseimbangan pH dan tingkat kimia lainnya

merawat aquarium bagi pemula

Tingkat pH mengukur keseimbangan keasaman dan alkalinitas di air aquarium. Kamu dapat memantau tingkat pH aquarium dengan membeli alat uji pH.

Ikan air tawar biasanya tumbuh dengan baik, di aquarium dengan tingkat pH antara 6,6 dan 6,8. Sedangkan, ikan air asin berkembang dengan baik di tingkat pH antara 7,6 dan 8,4.

Kamu juga perlu secara teratur memeriksa aquarium untuk kadar nitrat, nitrit, dan ammon yang tepat. Tentu saja, level ini sangat bergantung pada spesies ikan dan jenis aquarium yang dimiliki.

5. Pastikan suhu air tepat

merawat aquarium bagi pemula

Suhu air aquarium harus cukup nyaman untuk menopang kehidupan di dalam aquarium. Setiap perubahan besar pada suhu tangki bisa berakibat fatal bagi ikan. Hindari menempatkan aquarium di area yang menerima banyak sinar matahari atau di dekat ventilasi pendingin.

Ikan air tawar membutuhkan suhu air yang konstan antara 22°C-28°C sedangkan ikan air asin berkembang antara 23°C-26°C.

Tingkat suhu juga tergantung pada setiap spesies ikan, jadi penting untuk meneliti untuk mendapatkan hasil terbaik.

Kamu mungkin juga perlu membeli pemanas air untuk aquarium, jika wilayah rumahmu terlalu dingin untuk memelihara ikan.

6. Ganti air secara teratur

merawat aquarium bagi pemula

Mengubah 25 persen air aquarium setiap bulan, dapat menjaga aquarium tetap bersih dan menstabilkan konsentrasi nitrat. Kamu juga perlu menyingkirkan puing-puing dan produk limbah lainnya yang ditinggalkan oleh peningkatan kadar fosfat.

Membiarkan level ini tinggi, memberi tekanan ekstra pada ikan, yang dapat membuat mereka sangat sakit. Sedangkan suhu air yang konsisten, memungkinkan ikan dan kehidupan akuatik tetap kuat dan sehat.

7. Bersihkan kaca aquarium dan struktur lainnya

merawat aquarium bagi pemula

Cara merawat aquarium bagi pemula yang selanjutnya adalah dengan rajin membersihkan kaca aquarium dan struktur lainnya.

Melihat sedikit warna hijau di aquarium biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran, tetapi terlalu banyak dapat merugikan.

Penumpukan alga ini membuat aquarium terlihat keruh hingga berawa, dan mengurangi jumlah oksigen di dalam air. Hal ini dapat menyebabkan potensi kematian pada ikan dan tanaman air di aquarium.

8. Pilih ukuran yang tepat untuk aquarium

merawat aquarium bagi pemula

Sangat menggoda untuk memelihara sekelompok besar ikan peliharaan, bukan? Tetapi aquarium yang penuh sesak bukanlah ide yang bagus.

Kepadatan dapat menyebabkan kadar oksigen rendah, menyebabkan ikan rentan terhadap penyakit. Ini juga dapat menyebabkan puing-puing, limbah, dan kematian yang berlebihan, dan semuanya dapat mengurangi kualitas air.

Pastikan untuk bertanya kepada ahli hewan peliharaan atau penjual tentang ukuran aquarium yang sesuai untuk ikan peliharaan.

9. Pilih spesies ikan yang cocok

merawat aquarium bagi pemula

Merawat aquarium bagi pemula juga memerlukan banyak belajar. Karena banyak spesies ikan yang memiliki cara berbeda dalam kehidupan sosialnya.

Misalnya ada banyak ikan yang berdampingan satu sama lain dalam lingkungan tertentu. Selama mereka memiliki ruang, makanan, dan kebutuhan lain yang cukup, spesies ikan biasanya saling individual.

Namun, beberapa spesies ikan cenderung cukup teritorial atau agresif ketika ada yang mengganggu wilayah rumah mereka. Itu sebabnya kamu perlu meneliti setiap ikan yang bisa hidup damai satu sama lain.

10. Hindari memberi makan ikan secara berlebihan

merawat aquarium bagi pemula

Yang ini adalah aturan utama dalam merawat aquarium bagi pemula. Memberi makan ikan secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk meningkatkan jumlah limbah dan kotoran di aquarium.

Sebagian besar ikan tidak perlu diberi makan dalam jumlah besar untuk bertahan hidup. Memberi makan berlebihan juga dapat mendorong pertumbuhan alga, yang semakin menurunkan kualitas air dan oksigen.

Sehingga pertahankan jadwal makan yang konsisten dan berikan jumlah makanan yang sesuai.

11. Siapkan pemberi makanan otomatis

merawat aquarium bagi pemula

Membahas soal pemberian makanan untuk ikan, bagaimana jika pemilik harus ke luar kota dan tidak ada yang bisa memberi makan?

Tips terakhir dalam merawat aquarium bagi pemula adalah jika kamu harus berpergian hingga memakan waktu seminggu atau lebih, maka dispenser makanan ikan otomatis adalah asisten terbaikmu.

Isi pengumpan dengan makanan ikan atau pelet, kemudian programkan waktu yang diinginkan untuk memberi makan ikan setiap hari, dan pasang di tepi aquarium.

Pastikan untuk menguji alat beberapa hari sebelum keberangkatan untuk memastikan bahwa alat ini berfungsi dengan baik dan jumlah makanan yang dikeluarkan sesuai.

Namun seperti tips sebelumnya, dilansir dari aquariumcoop.com, disarankan untuk hanya memberi makanan yang cukup selama waktu perjalananmu. Karena makanan yang berlebihan akan menghasilkan lebih banyak limbah saat kamu pergi.

Nah itulah 11 cara merawat aquarium bagi pemula. Dengan latihan dan usaha yang cukup, kamu pasti akan memiliki aquarium yang luar biasa dengan kehidupan air yang sehat. Ingatlah untuk bersabar dan selalu tanyakan kepada ahli tentang pertanyaan apa pun tentang aquarium dan ikan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: