10 Pertimbangan Sebelum Beli Lantai Rumah, Jangan Asal Beli!

Apakah kamu pindah ke rumah baru atau merenovasi rumah, memilih lantai yang tepat sangat penting, karena lantai dapat meningkatkan nilai rumah dan membuat suasana menjadi lebih hidup. Penggunaan lantai rumah juga membuat ruangan lebih rapi dan mudah dibersihkan

Sebelum memulai proses pemasangan atau pemindahan lantai, kamu tentunya harus membeli lantai baru untuk menggantikan lantai saat ini.

Membeli lantai baru untuk rumah bisa menjadi proses yang menakutkan, karena kamu tentu tidak ingin memilih lantai yang salah dengan jumlah yang sekaligus banyak, bukan?

Agar kamu tidak salah saat membeli lantai rumah, ada beberapa pertimbangan yang perlu dipikirkan saat mengambil keputusan ini. Berikut DirumahKita.com telah menyiapkan 10 pertimbangan apa saja sebelum beli lantai rumah. Jangan asal beli ya!

1. Memahami masing-masing perawatan yang dibutuhkan setiap lantai

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Lantai yang berbeda, membutuhkan perawatan yang berbeda. Inilah mengapa kamu perlu mempertimbangkan jenis perawatan dan pembersihan yang dilakukan saat lantai tersebut sudah dipasang.

Apakah kamu bersedia untuk memoles lantai dari batu setiap beberapa tahun? Atau kamu bersedia untuk memoles lantai kayu keras alami setidaknya sekali dalam satu dekade?

Setiap lantai membutuhkan pembersihan rutin dan penggosokan yang dalam untuk membersihkan nat setelah beberapa bulan penggunaan sehari-hari, tetapi membutuhkan lebih sedikit perhatian daripada pemasangan karpet.

Inilah mengapa kamu perlu menentukan berapa banyak waktu yang kamu miliki untuk pemeliharaan yang diperlukan sebelum membeli lantai rumah. Pastikan juga kamu dapat dapat berkomitmen untuk perawatan yang dibutuhkan oleh lantai yang kamu pilih.

2. Pilihan warna dan desain lantai

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Jangan puas dengan pilihan lantai lama yang sama jika lantai rumah kamu bisa menjadi sebuah karya seni. Mencari warna, pola, dan bahan yang unik, dapat menambah nilai ekstra pada lantai rumah tanpa mengubah label harga secara drastis.

Banyak varietas kayu keras langka, pola ubin artistik, dan karpet warna-warni tersedia dengan harga dan ukuran yang beragam.

Namun tak sampai pada memikirkan warna, pola, dan tekstur apa yang paling menarik saja, kamu juga perlu memikirkan desain lantai seperti apa yang diinginkan.

Tetapi jika kamu tidak akan mendekorasi ulang setelahnya, kamu mungkin ingin memilih lantai yang sesuai dengan furniture dan aksesori yang saat ini dimiliki di dalam ruangan.

3. Mempertimbangkan subfloor atau lantai yang sebelumnya digunakan

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Jika kamu berencana untuk merenovasi bagian lantai rumah yang sudah terpasang, pastikan kamu juga telah mempertimbangkan subfloor atau lantai yang telah digunakan sebelum membeli lantai baru.

Dilansir dari Victoriaadvocate.com, beberapa pemilik rumah bahkan perlu untuk menghilangkan subfloor, terutama dalam kasus karpet dan bahan yang rusak. Tetapi sangat mungkin bagi kamu untuk memasang lantai baru langsung di atas beberapa bahan, seperti kayu keras dan ubin.

Pelat beton hanya dapat ditutupi oleh laminasi yang dapat menangani kelembaban, sementara hampir semua jenis lantai bekerja di atas subfloor kayu lapis yang bersih.

4. Kemudahan instalasi

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Jika kamu akan memasang lantai baru sendiri, tentunya kamu perlu mengetahui cara memasang lantai yang dibeli.

Kamu tentu tidak ingin menunggu berminggu-minggu untuk pemotongan khusus dan pemasangan ubin yang tidak biasa atau memasang pola parket yang rumit, bukan?

Beberapa pemasangan lembaran vinil, karpet, dan penguncian lantai laminasi, bahkan dapat memakan waktu kurang dari satu hari per kamar.

Kamu juga perlu memastikan bahwa dapat mengidentifikasi dan memperbaiki subfloor yang rusak dan mengetahui cara membuang lantai lama dengan aman. Perlu diingat bahwa beberapa lantai mungkin memerlukan pelepasan profesional.

Jika kamu tidak yakin lantai apa yang harus digunakan saat ini, pilih produk yang mudah diubah di masa mendatang. Hal ini dapat terjadi karena kemampuan setiap lantai rumah berbeda untuk menerima noda dan cat, seperti lantai kayu solid dengan permukaan yang mudah untuk dipoles ulang.

5. Memilih lantai yang mudah dibersihkan

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Bukan rahasia umum lagi apabila beberapa ruangan di dalam rumah tampak lebih sibuk dan ramai daripada ruangan lainnya, terutama dapur dan kamar mandi. Akibatnya, lantai di ruangan ini sering dilalui oleh banyak orang dan menyebabkan mudah kotor.

Untuk itu, kamu sebaiknya memilih lantai rumah yang mudah dibersihkan. Hindari penggunaan lantai mozaik pada dapur dan kamar mandi.

Lantai mozaik ini terbuat dari beberapa kepingan material yang disatukan hingga membentuk pola yang unik. Namun, permukaannya yang tidak rata, sehingga menyebabkan kotoran mudah menempel dan menumpuk jika jarang dibersihkan.

6. Memilih lantai yang kuat dan tahan lama, terutama di ruang-ruang tertentu

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Pertimbangkan berapa lama masing-masing jenis lantai rumah bertahan, berdasarkan penggunaan harian di ruangan yang akan dipasangkan lantai.

Memasangkan bahan yang lebih keras di kamar mandi, dapur, dan pintu masuk akan memungkinkan kamu untuk menikmati lantai tersebut selama satu dekade atau lebih, sebelum mereka mulai menunjukkan usianya.

Lantai dapur dan kamar mandi, yang juga dilewati banyak orang juga harus terbuat dari material yang kuat dan tahan lama. Seperti ubin atau tegel, keramik dan marmer.

Lantai dapur, kamar mandi, dan beberapa area penting di rumah yang rutin terkena air, juga harus kedap air. Oleh karenanya, lantai kayu tidak cocok digunakan karena permukaannya mudah lembab jika terkena air. Akibatnya lantai mudah lapuk dan berjamur.

7. Mempertimbangkan ukuran ruangan dengan jenis lantai yang akan digunakan

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Tahukah kamu bahwa ukuran ruangan juga memainkan peran dalam menentukan jenis lantai rumah.

Misalnya kamar yang berukuran besar, membutuhkan pembersihan secara rutin dan menyeluruh, terlebih lagi jika memiliki furniture yang berukuran besar-besar. Oleh karena itu, pilihlah lantai dengan material yang mudah dibersihkan seperti ubin, keramik atau marmer.

Sedangkan untuk ruangan yang lebih kecil, kamu dapat memfokuskan agar area tersebut terasa lebih luas. Caranya, kamu dapat memilih lantai dengan warna-warna cerah. Bisa juga lantai dengan pola bergaris-garis vertikal atau horizontal.

8. Iklim di lingkungan rumah

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Iklim mungkin menjadi hal yang tidak terpikirkan saat memilih lantai rumah. Namun jika kamu salah salam pemilihan lantai, ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan kerugian.

Misalnya untuk Indonesia yang dikenal dengan negara tropis, kamu mungkin tidak ingin menggunakan lantai karpet karena akan membuat suhu menjadi lebih panas.

Sehingga sebelum memilih lantai rumah baru, kamu harus mempertimbangkan di mana Anda tinggal dan iklimnya.

Kayu bisa melengkung dan patah, dan karpet bisa berjamur di lingkungan yang lembab. Di Indonesia, jenis lantai terbaik adalah keramik, granit, kayu solid, tegel, parket laminate, karena mereka dapat membuat ruangan lebih terasa sejuk.

9. Mempertimbangkan penghuni rumah yang memiliki alergi

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Jika kamu atau seseorang yang tinggal di rumah memiliki alergi, lantai karpet mungkin bukan pilihan terbaik. Karpet dapat mengakumulasi alergen seperti tungau debu, bulu hewan peliharaan, spora jamur, dan protein lain yang berpotensi memperburuk.

Permukaan keras dan rata yang mudah dibersihkan, seperti ubin dan kayu keras, adalah pilihan yang baik bagi mereka yang alergi. Hal ini karena lantai ubin dan kayu keras mengumpulkan lebih sedikit tungau debu dan alergen.

Gabus dan bambu juga merupakan pilihan alami yang ramah alergi.

10. Biaya tambahan yang dikeluarkan

pertimbangan sebelum beli lantai rumah

Kamu tentu tidak hanya harus memikirkan biaya lantai rumah akan akan dibeli, tetapi juga harus memikirkan biaya pengiriman, dan pemasangan, serta bahan tambahan seperti alas tiang, noda, atau perekat.

Sebagai tambahan, kamu juga harus memperhitungkan penghapusan atau pembuangan lantai rumah sebelumnya.

Nah itulah 10 pertimbangan yang penting sebelum beli lantai rumah. Dengan mengetahui pertimbangan di atas, kamu tentu akan lebih mudah memilih lantai rumah yang tepat tanpa menyebabkan kerugian apa pun. Semoga bermanfat!

Leave a Reply

%d bloggers like this: